[FF] I Think I Love You part 1

Title: I Think I Love You

Author: fishyoriga
Rating : PG+15 / straight
Casts: Super Junior and OC
Other Casts: Super Junior
Genre: Romance, Friendship, Family, AU, Angst
Length : Chaptered
Part: 1 of ?

Disclaimer : The characters in this story is the character of their own with a bit of my imagination and this story is only a fiction. So don’t sue me.

A/N :
– The main character in this story quite a lot and you can find it when reading this story.
-You can find other cast when you read this story.
– Don’t forget to give your comment.

***

Ini janjiku. Aku ingin melihat semua orang tersenyum
Aku tak ingin melihat mereka menangis.
Aku tak ingin mereka merasakan pedihnya kelihangan seseorang.
Ini janjiku. Janji yang akan ku pegang.

***

“Akhirnya sampai juga.” Ucap seorang gadis keluar dari bandara sambil menarik kopernya. Gadis itu tersenyum. Ia menarik nafas panjang. Akhirnya ia bisa kembali ke kotanya tercinta. Ia sungguh merindukan kotanya dan seluruh yang ada disana.

Lalu tiba-tiba datanglah seorang pemuda menghampirinya. Pemuda itu mengenakan kaos hijau dengan jas cokelat yang begitu pas dengan tubuhnya yang tinggi.

Annyeonghaseyo, apakah kau Park Hyori ?” tanya pemuda itu. ”Ne, aku Park Hyori.” jawab gadis itu. Hyori—nama gadis itu—menatap pemuda yang ada dihadapannya. ”Kau—“ ucap Hyori yang mencoba mengingat siapa orang yang menjemputnya di bandara.

Cho Kyuhyun imnida,” ucap pemuda itu memotong perkataan Hyori sambil tersenyum. Hyori sedikit terkejut ketika pemuda itu memperkenalkan dirinya. ”Ah Kyuhyun oppa!” kata Hyori setengah berteriak lalu memeluk Kyuhyun.

”Kuliah di luar negeri ternyata membuatmu lupa dengan wajah tampanku huh?” sindir Kyuhyun karena Hyori tak mengenali dirinya. “Bagaimana kuliah mu di Amerika ?”

Mianhae, bukan begitu maksudku.” ucap gadis itu terkekeh. “Eum, sangat menyenangkan apalagi sekarang aku berhasil menjadi seorang dokter.” jawab Hyori bahagia.

”HYOOO RIIIIII !” terdengar seorang pemuda dengan jas putihnya berteriak memanggil Hyori sehingga orang yang ada di sana menatap pemuda itu dan pada saat Hyori menoleh ke arah sumber suara ternyata yang memanggilnya itu Park Jungsoo yang biasa di panggil Leeteuk kakaknya yang sudah terlebih dahulu menjadi seorang dokter.

Oppa,” kata Hyori memeluk Leeteuk erat. Ia sungguh merinduka sosok yang dipeluknya saat ini. ”Adik ku sudah menjadi seorang dokter,” kata Leeteuk melepaskan pelukannya lalu mengacak-acak rambut Hyori lembut.

Oppa!” Hyori tersipu seraya mencubit lengan kakaknya. ”Eum, ayah mana ?” tanya Hyori. ”Ayah masih di rumah sakit, ia sedang ada operasi.” jawab Leeteuk merangkul Hyori.

Drrt…drrt…
Kyuhyun merogoh saku celananya. Dilihat layar ponselnya. ‘Diruktur calling’. Kyuhyun menempelkan teleponnya ke kuping kirinya. ”Yoboseo … ne ia ada di sini … baiklah.” Kata Kyuhyun menutup teleponnya. “Hyung, kau dicari oleh ayah mu.” sambungnya pada Leeteuk.

“Memangnya ada apa ?” tanya Hyori penasaran. “Katanya hyung kabur dari operasi bersama ayah mu,” jawab Kyuhyun sambil tertawa. Hyori membelalakan matanya. “Oppa !” kata Hyori menatap sinis ke arah Leeteuk.

”Akukan kangen ingin bertemu dengan mu.” kata Leeteuk memasang tampang memelas. ”Tapi ‘kan kita bisa bertemu nanti di rumah atau mungkin di rumah sakit,” kata Hyori. Gadis itu mendengus kesal. Bagaimana bisa kakaknya meninggalkan sesuatu hal yang begitu penting.

Mianhae dongsaeng ku,” kata Leeteuk mempererat rangkulannya. ”Eum, bagaimana kalau kita sekarang langsung ke rumah sakit saja.” ajak Kyuhyun.

”Baiklah, kkaja~.” jawab Hyori bersemangat. Hyori sungguh tidak sabar untuk bertemu dengan ayahnya. Bagaimana tidak, hari ini adalah hari pertamanya menjadi seorang dokter sekaligus hari pertamanya menginjakan kaki di Seoul setelah 7 tahun meninggalkan Korea untuk kuliah di Harvard University Fakultas Kedokteran Amerika.

Semenjak ibu nya, Mrs.Park tiada saat ia masih bersekolah tingkat SMA , Hyori bertekad untuk menjadi seorang dokter profesional seperti ayahnya dan kakaknya Leeteuk. Ia sangat terpukul setiap kali teringat kejadian itu.

Lalu mereka bertiga pergi menuju rumah sakit milik ayah Hyori dan Leeteuk—meninggalkan Incheon Airport.

::::::::::::::::::::::::::::

Masih ada !—gumam seorang gadis dalam hati saat ia melihat sebuah CD penyanyi favoritnya di sebuah toko kaset langganannya, lalu gadis itu menghampiri sebuah tempat tersimpannya CD tersebut yang hanya tinggal tersisa satu keping.

Namun saat ia akan mengambil CD tersebut tiba-tiba ada seorang pemuda langsung merebut CD tersebut.

”Eh tunggu !” kata gadis itu menahan pemuda yang mengambil CD penyanyi favoritnya tersebut. ”Berikan padaku ! aku yang pertama melihatnya !” sambungnya.

”Enak saja !” kata pemuda itu. ”Sudah jelas aku yang pertama mengambilnya !” sambung pemuda itu tidak mau kalah.

”Tapikan aku yang pertama melihatnya !” kata gadis itu menarik CD yang dipegang oleh pemuda itu. ”Kau beli saja di tempat lain !” sambungnya.”Aniyo ! kau saja yang beli ditempat lain !” ucap pemuda itu sambil menarik kembali CD tersebut.

”Kau saja yang beli di tempat lain !” kata gadis itu setengah berteriak tidak mau melepaskan CD tersebut yang membuat pengunjung lain melihat aneh ke arah mereka berdua.

”Kau saja !” kata pemuda itu tidak mau kalah.

Namun tuba-tiba penjaga toko kaset tersebut menghampiri mereka dan langsung mengambil CD yang sedang mereka perebutkan. ”Mianhae, jika salah satu dari kalian tidak ada yang mau mengalah terpaksa CD ini tidak akan saya jual pada kalian.” kata penjaga toko tersebut dengan lembut namun sedikit tegas.

”Tapi kan aku yang melihat duluan.” kata gadis itu tetap pada pendiriannya. ”Enak saja ! aku tau !” balas pemuda itu.

Dan mereka pun kembali bertengkar memperebutkan CD yang sekarang di pegang oleh penjaga toko tersebut membuat semua mata tertuju pada mereka dan penjaga toko tersebut juga bingung harus berbuat apa. Tapi untunglah ada seorang gadis yang merupakan teman dari gadis tersebut menghentikan pertengkaran mereka.

”Hyuna !” ucap seorang gadis menghampiri kedua orang yang bertengkar itu.  ”Yoonmi.”

Mianhae, teman saya sudah membuat keributan disini.” ucap Yoonmi—nama gadis itu meminta maaf pada penjaga toko tersebut. “Ne, tidak apa-apa.” jawab penjaga toko tersebut lembut.

“Kami permisi.” Kata Yoonmi menarik tangan Hyuna—temannya—meninggalkan toko tersebut.

Park Hyuna, ia adalah seorang gadis yang energic dan sedikit kekanak-kanakan. Walau pun sikapnya seperti anak kecil, ia sangat profesional dalam bekerja apa lagi ia adalah pewaris tunggal perusahaan ayahnya. Ayahnya adalah pengusaha terkenal seantero Korea Selatan sekaligus kakak Mr.Park ayah Hyori dan Leeteuk.

Sedangkan Choi Yoonmi adalah teman Hyuna sekaligus rekan kerjanya di kantor, Yoonmi adalah adik Choi Siwon. Choi Siwon adalah direktur utama sebuah perusahaan terkenal menggantikan ayahnya yang sekarang sering sakit-sakitan karena usianya.

::::::::::::::::::::::::::::

”Ayah~” panggil Hyori sesampainya di ruangan Mr.Park. ”Ah, Hyori putri ku.” kata Mr.Park bangkit dari kursinya lalu memeluk Hyori dengan erat.

”Aku kangen ayah.” kata Hyori mulai melepaskan pelukannya. ”Ayah juga.” jawab Mr.Park. ”Oh ya, ayah dengar.. kau menjadi lulusan terbaik fakultas kedokteran disana.” sambung Mr.Park menatap Hyori.

Ne ayah, aku berhasil.” jawab Hyori tersipu sambil mengembangkan senyumannya.

”Syukurlah, ayah bangga sekali pada mu Hyori.” kata Mr.Park menarik Hyori kedalam pelukannya sambil tersenyum bangga pada Hyori. ”Oppa mu mana ?” sambung Mr.Park teringat sesuatu sambil melepaskan pelukannya.

”Aku disini ayah.” kata Leeteuk memasuki ruangan kerja Mr.Park sambil menundukan kepalanya. ”Dasar kau !” kata Mr.Park memukul Leeteuk dengan sebuah buku yang sangat tebal.

”Aww, mianhae ayah.” kata Leeteuk yang tetap menundukan kepalanya. ”Kau itu seharusnya memberikan contoh yang baik untuk adik mu ! tapi kau malah pergi saat situasi genting.” kata Mr.Park dengan nada tinggi.

”Ah , sudahlah ayah.” kata Hyori menenangkan Mr.Park. ”Tapi oppa mu ini sudah dewasa, bukan saatnya untuk kabur-kaburan.” kata Mr.Park yang mulai sedikit tenang.

”Ayah, mungkin saja oppa tidak sabar ingin bertemu dengan ku jadi maafkanlah dia sekali ini saja.” bujuk Hyori. ”Hmm, baiklah.” kata Mr.Park. ”Jangan kau ulangi lagi perbuatan ceroboh mu itu ! kau mengerti ?!” sambung Mr.Park pada Leeteuk.

Ne ayah, aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi.” jawab Leeteuk bersemangat.

Lalu tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu ruangan kerja Mr.Park. ”Masuklah.” kata Mr.Park mempersilahkan orang yang mengetuk pintu ruangannya untuk masuk.

”Permisi, anda memanggil saya ?” tanya seorang pemuda memasuki rungan Mr.Park.

”Ah Hyori kau masih ingat Cho Kyuhyun teman kecilmu ?” tanya Mr.Park pada Hyori sambil memegan bahu pemuda tersebut. ”Ne ayah.” jawab Hyori tersenyum.

“Nah, sekarang dialah yang akan menjadi rekan kerja mu sekarang.” sambung Mr.Park menepuk-nepuk bahu Kyuhyun. “Mohon bantuannya.” Kata Hyori membungkukan tubuhnya pada Kyuhyun.

”Kalau begitu tolong kau ajak putri ku ini melihat-lihat keadaan rumah sakit ini, karena dokter baru kita harus segera beradaptasi dengan rumah sakit ini.” kata Mr.Park yang sangat membangga-banggakan Hyori.

”Ayah~”

”Baiklah.” jawab Kyuhyun. ”Ayo,” sambungnya membukakan pintu untuk Hyori.

”Dan kau Leeteuk. Cepat selesaikan pekerjaan mu !” sambung Mr.Park. ”Ne ayah.” jawab Leeteuk meninggalkan ruangan Mr.Park.

”Seandainya ibu kalian masih ada, pasti ia sangat bangga terhadap kalian.” gumam Mr.Park.

:::::::::::::::::::::::::::::

”Ini ibu nak.” ucap seorang ibu. ”CUKUP ! aku tidak mengenal mu !” kata putranya sambil memegang kepalanya.

”Ibu, sebaiknya ibu keluar dulu biarkan anak ibu beristirahat terlebih dahulu.” kata seorang perawat yang berusaha untuk menenangkan ibu tersebut. ”Tapi dia anak ku !” kata ibu tersebut yang masih menangis. ”Kami mengerti bu, tapi kami mohon ibu tenanglah dulu.” kata perawat tersebut dengan lembut.

Seketika perhatian Hyori dan Kyuhyun langsung tertuju pada suatu tempat dimana tempat tersebut adalah tempat rehabilitasi untuk para pasien yang kehilangan ingatannya. Lalu Hyori dan Kyuhyun pun menghampiri ibu tersebut dan putranya.

”Ada apa ini ?” tanya Kyuhyun. ”Dok, pasien ini selalu berontak setiap kali ada orang yang berusaha mengingatkan kembali siapa dirinya.” jawab salah satu perawat yang ada di situ.

”Kalau begitu tolong siapkan obat penenang.” jawab Kyuhyun. ”Baik dok.” kata perawat tersebut.

Lalu Kyuhyun pun segera menangani pasien tersebut sedangkan Hyori mencoba berbicara dengan ibu dari pasien tersebut.

”Permisi, apakah anda adalah ibu dari pasien ini ?” tanya Hyori lembut lalu ibu tersebut hanya mengangguk menjawab pertanyaan Hyori.

Mianhae, apakah anda bisa menceritakan apa yang sedang di alami oleh putra anda ?” tanya Hyori tetap lembut.

”Anak saya amnesia setelah kecelakaan bus yang ia alami saat menuju ke rumah neneknya, ia tidak ingat sama sekali pada semua tentang dirinya,” jawab ibu tersebut yang masih menangis. ”Saya mohon, tolonglah saya,” sambung ibu tersebut sambil menggenggam tangan Hyori dan menatap Hyori.

Ne, saya akan membantu anda,” jawab Hyori melemparkan senyuman manis pada ibu tersebut. ”Kamssahamnida,” kata ibu tersebut langsung memeluk Hyori yang membuat Hyori teringat dengan ibunya yang telah tiada.

Cheonmaneyo,

–To Be Continued …

One thought on “[FF] I Think I Love You part 1”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s