[FF] Because I Love You [part 1 of 2]

Title: Because I Love You

Author: fishyoriga
Rating : PG+15 / straight
Casts: Kim Kibum (Super Junior) and OC
Other Casts: Super Junior
Genre: Romance, Friendship, AU, Angst
Length : Twoshoot/Chaptered
Part: 1 of 2

Disclaimer : The characters in this story is the character of their own with a bit of my imagination and this story is only a fiction. So don’t sue me.

A/N :
– You can find other cast when you read this story.
– I dedicate this story to my friends.
– Don’t forget to give your comments.

***

Ini adalah pertama kalinya aku merasakan sebuah cinta~
Merasakan bagaimana rasanya mencintai dan dicintai, tapi apakah aku telah mencintai orang yang salah ?
Aku sungguh ingin mencintai dirinya dengan sosok diri ku,
Aku sungguh ingin dicintainya dengan sosok diri ku dan bukan sebagai dirinya.
Mianhae~ jeongmal mianhae~ tapi sungguh, aku benar-benar mencintai mu~

***


“Hye Raaaaaaaa” panggil Lee Hyu Ra saudara kembar Hye Ra seraya berlari ke arah Hye Ra yang sedang berjalan di koridor sekolah mereka. “Apa ?” kata Hye Ra dingin. “Ya ! kau ini sinis sekali pada kemberan mu,” protes Hyu Ra. Hye Ra menghentikan langkahnya lalu berbalik menghadap Hyu Ra. ”Siapa lagi yang ingin kau putuskan ?” tanya Hye Ra lalu Hyu Ra menyeringai ke arah saudara kembarnya itu. Dan Hyu Ra langsung menarik Hye Ra ke dalam kelasnya.

Lee Hye Ra adalah seorang gadis cantik dan pintar yang kini duduk di kelas 2 SMA di Seoul International School bersama saudara kembarnya yang bernama Lee Hyu Ra dan kakak laki-lakinya Lee Hyukjae yang duduk di kelas 3 SMA. Hye Ra dan Hyu Ra adalah saudara kembar, namun Hye Ra tidak sepopuler  Hyu Ra kembarannya dan Hyukjae kakaknya. Dan tentunya Hye Ra tidak pernah berganti-ganti pacar, bahkan Hye Ra belum mempunyai pacar hingga saat ini. *** ”Ku mohon tolonglah aku Hye Ra,” rengek Hyu Ra. ”Memangnya kenapa harus aku yang bertugas memutuskan pacar mu ?” protes Hye Ra seraya membenarkan kaca mata yang ia kenakan. ”Aku tidak tega memutuskannya,” Rengek Hyu Ra dengan puppy eyes-nya. ”Arasso, aku bantu kau.” kata Hye Ra yang akhirnya mengiykan permohonan Hyu Ra. ”Gomawoyo chagiyaaa,” kata Hyu Ra yang tiba-tiba memeluk Hye Ra kembarannya. ”Oh ya, nanti malam jam 7 tepat dia menunggu di Bakdaegamne.” kata Hyu Ra tersenyum bahagia. ”Arasso,” kata Hye Ra seraya menghela nafas melihat tingkah laku kembarannya itu.

HYE RA’S POV

Malam ini aku harus memutuskan kekasih Hyu Ra lagi. Aaa, aku sungguh tak ingin melakukannya, tapi Hyu Ra adalah adik ku. Ya, aku bisa saja menolak permohonan Hyu Ra, tapi aku paling tidak tahan jika ia memohon pada ku dengan tatapan puppy eyes-nya. Entah sudah berapa kali aku memutuskan kekasih Hyu Ra. Dan untungnya saja mantan kekasih Hyu Ra terdahulu tidak menyangka jika akulah yang memutuskan mereka dan bukan Hyu Ra. Hhh, kali ini aku harus memutuskan kekasihnya yang bernama… ah namanya Kim Kibum, ya namanya Kim Kibum. Hyu Ra pernah bilang, jika akan memutuskan seseorang, orang itu harus sedang makan jadi kita mudah untuk memutuskannya. Memang terdengar konyol, tapi aku akui triknya cukup berguna. Dan Hyu Ra juga pernah bilang, kekasihnya yang bernama Kibum ini sangat perhatian tapi yang aku heran mengapa Hyu Ra ingin putus dengan Kibum. Ah, aku baru ingat dia kan menyukai Siwon oppa teman Hyuk Jae oppa. Hmmm, ya inilah aku Lee Hye Ra.

HYE RA’S POV END


:::::::::::::::

”Mworago ? malam ini kau akan menggntikan Hyu Ra untuk memutuskan kekasihnya lagi ?” tanya Hyun Na terkejut mendengar perkatan Hye Ra sahabatnya. ”Ne, kalau tidak salah namanya Kim Kibum,” kata Hye Ra polos. ”Hye R, bagaimana jika di tau bahwa yang memutuskannya itu buak Hyu Ra tapi kau ?” tanya Hyun Na khawatir. ”Ya~ aku tau tapi aku harus bagaimana ? Hyu Ra adalah saudara kembar ku,” kata Hye Ra. ”Ya sudahlah, terserah pada mu saja.” kata Hyun Na

::::::::::::::

Sudah hampir jam 7 malam. ”Hye Ra~ kau sudah siap ?” tanya Hyu Ra dari luar kamar Hye Ra. ”Sebentar lagi,” jawab Hye Ra. Lalu tak lama kemudian Hye Ra keluar dari kamarnya. ”Ayo ku anatar,” kata Hyu Ra. Lalu mereka berdua pergi ke tempat dimana Kibum sudah menunggu ’Hyu Ra’. Akhirnya mereka sampai di Bakdaegamne. ”Nah itu dia orangnya,” kata Hyu Ra menunjuk ke arah seorang lelaki tampan yang sedang duduk di salah satu kursi yang tersedia disana. ”Baiklah, aku pergi,” kata Hye Ra. ”Ne, aku pulang ya~” kata Hyu Ra. Lalu mereka berdua pun berpisah. Hye Ra menghampiri lelaki yang bernama Kibum tersebut sedangkan Hyu Ra kembali pulang kerumah.

***

Saat Hye Ra berjalan ke arah Kibum, Kibum tersenyum ke arahnya dengan sangat manis. Wajahnya terlihat sangat bahagia saat melihat sosok Hyu Ra yang ternyata adalah Hye Ra, saudara kembar Hyu Ra. ”Sudah lama menunggu ?” tanya Hye Ra. ”Tidak, aku juga baru datang,” kata Kibum yang lalu memanggil seorang pelayan. Mereka memesan makanan kesukaan mereka masing-masing. Tak lama kemudian makanan yang mereka pesan telah datang. Lalu mereka menyantap makanan mereka. ”Mungkin ini saatnya,” gumam Hye Ra dalam hati. Namun pada saat Hye Ra akan bicara, tiba-tiba Kibum berbicara terlebih dahulu. ”Aku punya sesuatu untuk mu,” kata Kibum. ”Apa ?” tanya Hye Ra.

Lalu Kibum mengeluarkan sebuah kotak berwarna biru dan diberikanlah kotak itu pada Hye Ra. ”Ap-apa ini ?” tanya Hye Ra seraya menerima kotak tersebut. ”Bukalah,” kata Kibum tersenyum. Dibukalah kotak tersebut oleh Hye Ra, dan ternyata isi dari kotak itu adalah sebuah kalung dengan liontin berbentuk seperti sebuah bunga. ”Apa kau suka ?” tanya Kibum yang dijawab dengan anggukan pelan Hye Ra. Kibum banmgkit dari duduknya, berjalan menuju kursi Hye Ra lalu mengambil kaluing tersebut dan memakikannya di leher Hye Ra. Setelah memakaikan kalung tersebut, Kibum berlutut di hadapan Hye Ra. “Aku sangat mencintai mu, aku tak ingin kau jauh dari ku. Kumohon, jangan pernah pergi dari sisiku,” Kata Kibum menggenggam jemari Hye Ra. ”Ah, kenapa jadi seperti ini ? apa yang sudah kulakukan ?” gumam Hye Ra.

:::::::::::::::::::

”Apa ?! Kau menerima kalung dari Kibum-ssi yang sebenarnya adalah untuk Hyu Ra ?” kata Hyun Na sedikit berteriak sesaat setelah mendengar cerita dari Hye Ra sahabatnya. ”Aku sendiri bingung harus berbuat apa saat itu,” kata Hye Ra membela diri. ”Inilah yang selalu aku takutkan jika kau menyamar menjadi saudara kembarmu,” kata Hyun Na. ”Lalu apa yang harus aku lakukan ?” tanya Hye Ra. ”Ya~~ sebaiknya kau jujur saja pada Kibum-ssi,” kata Hyun Na.

***

”Hye Ra !” panggil Hyuk Jae seraya membuka pintu kamar Hye Ra yang membuat Hye Ra dan Hyun Na terkejut. ”Oppa~~ kan aku sudah bilang, jika mau masuk kamar ku harus ketuk pintu dulu !” kata Hye Ra kesal. ”Eh mianhae, ku kira tak ada teman mu disini,” kata Hyuk Jae yang terus menatap Hyun Na. ”Ada apa ?” kata Hye Ra menyadarkan Hyukjae dari lamunan singkatnya. ”Apa kau lihat Hyu Ra ?” tanya Hyukjae. ”Memangnya ada apa ?” kata Hye Ra. ”Ah aniyo~ di bawah ada lelaki yang bernama Kibum mencari Hyu Ra,” jawab Hyukjae santai. ”MWORAGO ?!!” Hyera terkejut setngah mati. Bagaimana tidak, Kimbum datang krumahnya mencari Hyura sedangkan Hyura saat ini sedang pergi bersama Siwon oppa. ”Yasudah~ biar aku yang menemui Kibum,” kata Hyera tanpa sadar. Hyukjae menatap adik perempuannya yang satu ini. ”Kenapa dia ? biasanya ia tak mau tau dengan para lelaki yang mencari Hyura,” pikir Hyukjae. ”Yaa sudah terserah kau saja,” kata Hyukjae yang lalu keluar dari kamar Hyera.

”Omoo~ Hyera ! apa yang kau lakukan ?!” kata Hyuna saat setelah mendengar perkataan sahabatnya tadi. ”Ah aku tak tau harus bagaimana Hyunaa~” kata Hyera terlihat putus asa. ”Sudahlah~ karena sudah terlanjur, lebih baik kau menemuinya,” kata Hyuna. Lalu Hyera beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan Hyuna menunggu di kamarnya sambil memainkan laptop milik Hyera.

***

”Oppa~ ada apa mencari ku ?” kata Hyera menghampiri Kibum. ”Ah aku ingin mengajakmu jalan-jalan Hyura,” kata Kibum yang masih belum mengetahui jika gadis yang kini ada dihadapannya bukanlah Hyura melainkan Hyera. ”Sekarang ?” tanya Hyera. Kibum mengangguk seraya memamerkan senyumannya yang mematikan. Hyera terlihat bingung namun ia tak tega jika melihat senyuman bahagia yang menghias wajah Kibum yang tampan. ”Baiklah~ aku siap-siap dulu. Oppa tunggu sebentar ya~” kata Hyera yang akhirnya menyetujui ajakan Kibum untuk jalan-jalan hari ini.

Lalu Hyera kembali masuk ke kamarnya dan langsung menghampiri Hyuna yang sibuk mengotak-atik laptop Hyera.

***

”Astaga Hyuna~ Kibum mengajak ku jalan-jalan !” kata Hyera histeris. ”Maksud mu mengajak HYURA jalan-jalan ?” kata Hyuna datar dengan penekanan saat menyebut nama ’Hyura’. ”Ah iya, maksud ku Hyura,” kata Hyera langsung meralat perkataannya tadi. ”Lalu ?” kata Hyuna yang tak lepas menatap layar laptop Hyera. ”Aku terima~” kata Hyera pelan. Hyuna langsung berbalik menghadap Hyera. ”Kyaa~ Boboo~ ! kenapa kau terima Hyera bodooh~ ?” kata Hyuna terkejut.

Hyera terdiam lalu menggelengkan kepalanya. Seperti orang yang menandakan jika ia sedang kebingungan. ”Ck, kau ini. Selalu berbuat tanpa dipikirkan dulu,” kata Hyuna yang tak tau lagi harus berkata apa pada sahabatnya yang satu ini. ”Kalau begitu cepat sana siap-siap ! jangan sampai kau membuat Kibum-ssi menunggu lama,” kata Hyuna pelan.

Lalu tanpa berpikir lagi, Hyera langsung mengganti pakaiannya dan segera menghampiri Kibum. Dan pergi menggunakan motor sport milik Kibum. Sementara itu saat Hyuna baru saja akan keluar dari kamar Hyera dan bergegas pulang, tiba-tiba Hyukjae keluar dari kamarnya dengan mengenakan celana jeans hitam dan jaket serta kaca mata hitam yang membuat Hyuna terdiam dan matanya tak lepas menatap Hyukjae.

”Ya! Kau mau kemana ?” tanya Hyukjae menyadarkan Hyuna dari dunia khayalnya. ”A-aku mau pulang,” kata Hyuna yang kedua pipinya mulai bersemu merah. ”Mau ku antar ?” tanya Hyukjae seraya memamerkan gigusnya. Hyuna terdiam, ia bingung mau menjawab ’mau’ atau ’tidak’. Jika ia menjawab ’mau’ pastinya ia akan merasa sangat malu pada Hyukaje. Sedangkan jika ia menjawab ’tidak’, jujur saja sebenarnya ia juga ingin diantar oleh Hyukjae. Dan akhirnya tiba-tiba Hyukjae meraih lengan Hyuna. ”Kau lama sekali berpikirnya.

“Ayo ku antar kau pulang saja,” kata Hyukjae yang lalu menarik Hyuna ke garasi tempat ia menyimpan motornya. Hyuna tersenyum, ia merasa sangat malu namun ia juga merasa senang. Dan akhirnya Hyuna diantar pulang oleh Hyukjae dengan selamat.

:::::::::::::::

“Kau mau pesan apa ?” tanya Kibum saat seorang pelayang menghampirinya dan Hyera. “Aku ingin pesan chocolate milkshake saja,” kata Hyera. “Kami pesan Chocolate Milkshake dengan Sparkling Blue saja,” kata Kibum pada pelayan tersebut. “Baiklah~ pesanannya saya ulangi, satu gelas Chocolate Milkshake dan satu gelas Sparkling Blue,” kata pelayang tersebut mengecek kembali pesanan Kibum dan Hyera. Kibum mengangguk dan tersenyum membenarkan apa yang dikatakan oleh pelayan tadi. “Ditunggu pesanannya,” kata pelayan tersebut.

Lalu pelayan tersebut kembali untuk menyerahkan daftar persanan pada sang juru masak. Tak butuh waktu lama, pesanan keduanya akhirnya datang. “Kamssahamnida~~” kata Kibum saat pesanan mereka diantarkan hingga meja mereka.

”Hyura~~ kau tau tidak, jika aku sungguh-sungguh mencintai mu~” kata Kibum tiba-tiba pada Hyera. Hyera tersenyum, jujur saja ia berharap kata-kata yang Kibum ucapkan adalah untuknya dan bukan untuk Hyura.

”Aish~ apa yang kupikirkan ?” gumam Hyera dalam hati. Kibum menatap Hyera lekat. Betapa ia mencintai gadis ini walaupun ia tak tau siapa sebenarnya gadis yang berada di hadapannya. Ia semakin mencintai Hyura yang sebenarnya adalah Hyera. Betapa gugupnya Hyera saat memergoki Kibum sedang menatapnya lekat, entah apa yang ia rasakan saat ini. Apa mungkin ia telah jatuh hati pada lelaki yang kini ada dihadapannya ?

Semakin lama sepertinya Hyera semakin terjebak dengan situasi ini. Sungguh ia tak tau harus berbuat apa. Di satu sisi ia harus memutuskan Kibum yang sebenarnya adalah kekasih Hyura, namun disisi lain Hyera merasakan sesuatu yang berbeda dari sosok Kibum. Benar~ lelaki ini yang mungkin telah membuatnya merasakan mencintai dan dicintai walaupun ia sadar yang dicintai lelaki ini bukanlah dirinya melainkan Hyura saudara kembarnya.

:::::::::::::::::

Hari ini adalah hari Minggu, seprti biasa Hyera dan Hyura selalu keluar rumah pada pagi hari. Entah hanya untuk sekedar jalan-jalan atau untuk olahraga. Taman sudah ramai dengan orang-orang yang sedang menikmati segarnya udara pagi hari.

Hyura pergi membeli minuman hangat untuk dirinya dan juga Hyera. Sedangkan Hyera duduk di salah satu bangku taman yang berada di taman tersebut. Hyera berpikir apa yang harus dilakukannya terhadap Kibum, ia sungguh tak tau apa yang sebaiknya dilakukannya. ”Tuhaan~ apa yang harus ku perbuat ?” gumamnya. Ia merasa dirinya sungguh kejam. Ia telah mempermainkan perasaan orang lain tapi sungguh ia tak berniat melakukan itu semua. Ia sempat berpikir seandainya saja waktu dapat diulang kemabali, ia akan menolak permohonan Hyura. Tapi, itu hanyalah sebuah khayalan. Semuanya kini telah terjadi dan ia harus menyelesaikan itu semua.

Tak lama Hyura kembali menghampiri Hyera dengan 2 cup cappucino hangat ditangannya. ”Ya! Kau kenapa ? apa ada masalah ?” tanya Hyura yang kini duduk disamping Hyera saat melihat raut wajah Hyera yang seperti orang kebingungan. ”Aniyo~” jawab Hyera berusaha menyembunyikan keresahan di dalam hatinya. ”Kau bohong Hyera !” kata Hyura menatap Hyera dengan tatapan seperti seorang polisi yang sedang mengintrogasi seorang tersangka. Hyera sungguh tak tahan jika ditatap dengan tatapan seperti itu.

”Ne~ baiklah~ iya, aku sedang ada masalah~” kata Hyera yang akhirnya mengaku pada Hyura. ”Hhh, ayo cepat ceritakan pada ku !” kata Hyura yang sebelumnya sudah menduga jika saudara kembarnya ini sedang mempunyai masalah. ”Hyura~ mianhae~ jeongmal mianhae~” kata Hyera langsung meraih tangan Hyura dan menggenggamnya. ”Kenapa kau minta maaf  ?” tanya Hyura yang tidak mengerti dengan sikap Hyera yang tiba-tiba meminta maaf padanya.

”A-aku—aku belum memutuskan Kibum-ssi~” kata Hyera menundukan kepalanya. Hyura terkejut bukan main saat mendengar pernyataan Hyera.

Bagaimana tidak, ia pikir Hyera telah memutuskan Kibum dan ia juga kini sudah berpacaran dengan  Siwon. ”Hyera~~ kau bercanda kan ?” tanya Hyura lemas. ”Mianhae Hyura~ jeongmal mianhae~~” kata Hyera yang benar-benar merasa tak enak hati dengan saudara kembarnya ini. Hyura menarik nafas panjang dan menghembuskannya pelan-pelan. Ia berusaha menenangkan dirinya.

”Lalu~ kenapa kau belum memutuskan Kibum oppa ?” tanya Hyura pada Hyera. Hyera terdiam, tak tau apa yang harus dikatakn pada Hyura. Melihat Hyera yang terdiam dan tak menjawab pertanyaannya, Hyura kembali menarik naas panjang. Berusaha agar setenang mungkin untuk menerima jawaban Hyera selanjutnya.

”Lee Hyera~ apakah kau mencintai Kibum oppa ?” tanya Hyura lagi menatap Hyera. Tatapan yang seakan-akan memohon untuk mendengar kata ’tidak’ dari mulut Hyera. Lagi-lagi Hyera terdiam, ia tak mengeluarkan suara sedikit pun. Hyura menyadari betul apa yang akan terucap dari mulut Hyera.

Seharusnya ia juga saat itu tak memaksa Hyera untuk membantunya, dan kini ia juga bingung harus berbuat apa. Hyura bersandar di sandaran bangku taman, ia menatap sekelilingnya. Diam, itulah yang mereka lakukan sekarang.

Tak ada yang bicara diantara mereka berdua. Keduanya sibuk dalam pikiran masing-masing. ”Mianhae Hyura~ aku benar-benar minta maaf~” kata Hyera yang memecah keheningan diantara mereka berdua. ”Gwaenchanayo Hyera~ seharusnya akulah yang meminta maaf pada mu. Tak seharusnya aku meminta mu untuk memutuskan Kibum oppa~” kata Hyura tersenyum. Hyura mengerti bagaimana perasaan Hyera sekarang, karena itulah ia akan berusaha mencari jalan keluarnya dengan Hyera.

::::::::::::::::

“Kibum-ah !” panggil seorang lelaki saat apa yang dikatakannya tak didengar oleh Kibum. “Ah, ne ?” kata Kibum yang tersadar dari lamunannya. “Ya! Kau mendengar yang tadi ku katakana tidak ?” Tanya lelaki itu kesal pada Kibum. “Tentang ?” Tanya Kibum yang tak tau apa yang dibicarakan temannya tadi. “Aish~ kau ini ! Apa yang kau pikirkan hah ?!” kata lelaki tadi yang semakin kesal. Kibum hanya tersenyum melihat temannya yang satu ini kesal.

“Aku memikirkan kekasih ku,” kata Kibum tesenyum. ”Ya! Kau ini seperti baru pacaran saja ! Memikirkan pacar samapi membaca buku terbalik seperti itu !” kata lelaki tadi seraya menunjuk buku yang dipegang Kibum yang ternyata terbalik. Seketika wajah Kibum langsung bersemu merah. Ia sungguh malu karena tak bisanya ia seperti ini.

“Ya! Donghae-ya bukankah kata mu, kekasih mu itu sudah kembali kesini satu minggu yang lalu ?” tanya Kibum mengalihkan pembicaraan pada lelaki yang bernama Donghae ini. ”Ne, waeyo ?” kata Donghae yang tidak menyadari jika sahabatnya ini sedang mengalihkan pembicaraan anatar mereka berdua. ”Bagaimana jika kita jalan-jalan bersama. Kau dengan kekasih mu dan aku dengan kekasih ku,” ajak Kibum.

Donghae berpikir sejenak. ”Hmm, baikalah. Lagi pula aku penasaran pada wanita yang membutmu seperti orang gila !” kata Donghae menyetujui ajakan Kibum. Kibum pun hanya tertawa mendengar perkataan Donghae dan membuat Donghae semakin heran dengan kelakuan Kibum.

::::::::::::

”Gaseumeuro neukkyuhboseyo— Nan uhlmamankeum geudaeane inneunji— Geu ipsullo marhaeboseyo— Oraejuhnbutuh nareul saranghaewaddago marieyo—“ terdengar ponsel Hyera. Hyera mengambil ponselnya yang terletak di meja belajarnya. Terdapat 1 pesan baru. Dilihatnya penan itu yang ternyata dari Kibum.

Received : 11:45am

From : Kim Kibum🙂

Hyura~ bisakah kita hari ini pergi jalan-jalan ? Itupun jika kau tak ada acara. Aku ingin memperkenalkan seseorang pada mu

Hyera tersenyum saat membaca pesan dari Kibum. Ia sungguh-sungguh sudah menyukai lelaki ini. Walaupun ia berusaha untuk tak menyukai lelaki ini tapi tetap saja dipikirannya terus terbayang seorang Kim Kibum. Lalu ia mengetik balasan untu Kibum.

To : Kim Kibum🙂

Ne, aku bisa~ lagi pula hari ini aku tak ada acara. Memangnya mau jalan-jalan kemana ?

Tak lama pesan balasan darinya terkirim. Pasan balasan dari Kibum pun diterimanya.

Received : 11:50am

From : Kim Kibum🙂

Aku belum tau hehehe🙂 Nanti biar ku jemput kau, bagaimana ?

Hyera terlihat berpikir. Lalu ia kembali mengetik pesan balasan untuk Kibum.

To : Kim Kibum🙂

Tak usah, kita bertemu di sana saja. Kau ini~ mengajak ku jalan-jalan tapi tak tau meu jalan-jalan kemana hahaha~

Hyera menggenggam ponselnya. Ia tak berhenti tersenyum saat mendapat pesan balasan dari Kibum. Tak lama pesannya dibalas kembali oleh Kibum.

Received : 11:55am

From : Kim Kibum 🙂

Baiklah, bagaimana jika jam 4 sore nanti di Myongdong ?

Setelah membaca pesan dari Kibum, Hyera kembali mengetik pesan balasan untuk Kibum.

To : Kim Kibum🙂

Baiklah~ aku akan menemui mu disana jam 4 sore 🙂

Ia tersenyum kembali. Betapa bahagianya ia saat ini. Hyera melihat kearah jam yang terletak di samping tempat tidurnya. Jam  12:30, ia membuka lemari pakaiannya. Ia memilih pakaian yang terbaik yang dimilikinya. Walaupun ia tau masih ada waktu kurang lebih 4 jam lagi dari waktu yang dijanjikan tapi ia sungguh ingin tampil sebaik mungkin dihadapan Kibum.

***

Tak membutuhkan waktu lama, akhirnya Hyera sampai di tempat dimana Kibum menunggunya. ”Hyera~” tiba-tiba terdengar seorang gadis memanggilnya. Hyera membalikan tubuhnya. Alangkah terkejutnya saat ia melihat sosok gadis itu. Yaa~ gadis itu adalah sahabat Hyera sewaktu SMP.

”Hyori ?” pekik Hyera saat gadis yang bernama Hyori itu menghampirinya.

”Annyeong Lee Hyera~” kata Hyori tersenyum pada Hyera. ”YA! Kapan kau kembali ?” tanya Hyera langsung memeluk sahabatnya yang satu ini. ”Hmm, satu minggu yang lalu~” kata Hyori melepaskan pelukan Hyera.”Kenapa kau tak memberi tau ku jika kau sudah kembali ?” tanya Hyera yang terlihat kecewa. ”Jeongmal mianhae Hyera~ kemrin aku tak sempat memberi tau mu karena aku harus mengurus kepindahan ku kembali,” kata Hyori tersenyum.

Hyera memiringkan kepalanya, melihat sosok lelaki yang menghampiri mereka berdua. Lalu menatap Hyori, seakan-akan bertanya siapa lelaki yang sedang berjalan menghampiri mereka. ”Tunggu sebentar~” kata Hyori membalikan tubuhnya seakan-akan mengerti apa yang dimaksudkan oleh Hyera.

Hyori menghampiri lelaki itu dan menggandenganya seraya berjalan menghampiri Hyera kembali. ”Kenalkan~ oppa ini Lee Hyera teman ku. Hyera, ini Donghae oppa~” kata Hyori memperkenalkan mereka berdua. ”Lee Donghae imnida~” ucap lelaki itu seraya membungkukan tubuhnya. ”Lee Hyera imnida~” balas Hyera dan lalu tersenyum pada lelaki yang bernama Donghae tadi. Hyera menatap Hyori. ”Kekasih mu ?” tanya Hyera. ”Ne~” jawab Hyori mengangguk pelan yang wajahnya mulai bersemu merah. ”Waah~ kalau begitu aku duluan yaa~ aku tak ingin mengganggu kalian~” goda Hyera yang lalu pamit untuk pergi terlebih dahulu pada Hyori dan Donghae.

::::::::::::::::::::::

”Annyeong~” kata Hyera pada Kibum yang sedang menunggunya di salah satu cafe yang terdapat di daerah Myongdong. ”Annyeong~” balas Kibum tersenyum begitu manis pada Hyera. Lalu Hyera duduk tepat di samping Kibum.

”Katanya mau memperkenalkan ku dengan seseorang ?” kata Hyera yang sedikit penasaran. ”Hmm, dia belum datang. Mungkin sebentar lagi ia akan datang~” kata Kibum Kibum menatap Hyera. ”Kau cantik sekali~” kata Kibum tiba-tiba yang membuat detak jantung Hyera berdetak tak karuan dan wajahnya mulai bersemu. ”Gomawo~” kata Hyera pelan.

”Kibum-ah !” panggil seorang lelaki pada Kibum. Saat itu juga Kibum berdiri dari duduknya dan menghampiri lelaki tersebut yang sedang menggandeng seorang gadis. ”Ya ! Donghae-ya kau lama sekali !” canda Kibum seraya menatap gadis yang sedang bersama Donghae.

”Ah~ ini dia kekasih ku Park Hyori~” kata Donghae memperkenalkan Hyori pada Kibum. ”Park Hyori imnida~” ucap gadis itu tersenyum dan membungkukan tubuhnya. ”Kim Kibum imnida~” balas Kibum. ”Kibum-ah mana kekasih mu ?” tanya Donghae tersenyum. ”Ah~ iya~ ayoo akan ku perkenalkan kau dengan kekasih ku~” kata Kibum.

Terlihat raut wajah Kibum yang bahagia. Ia menghampiri Hyera yang sedang duduk dengan iPod di tangan kanannya. ”Kenalkan, ini Lee Hyura kekasih ku. Hyura~ ini Lee Donghae sahabat ku dan Park Hyori kekasihnya~” kata Kibum tersenyum memperkenalkan mereka semua yang sebenarnya sudah saling kenal terutama antara Hyera dan Hyori.

Betapa terkejutnya Hyera saat melihat orang yang ingin dikenalkan Kibum ternyata Donghae yang tak lain adalah kekasih Hyori sahabatnya. Begitupun dengan Hyori, ia tak kalah terkejutnya dengan Hyera. Ia menatap Hyera lekat. Seakan-akan meminta penjelasan langsung dari mulut Hyera.

::::::::::::::::::::::::::

To Be Continued….

::::::::::::::::::::::::::

9 thoughts on “[FF] Because I Love You [part 1 of 2]”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s